Menghilangkan Ketidakpastian dalam Estimasi, Penganggaran, dan Pengendalian Biaya Proyek konstruksi bergantung terutama pada kuantitas BoQ untuk perhitungan biaya. Mengestimasi anggaran biaya proyek adalah proses berbasis BoQ yang membutuhkan pengetahuan rekayasa, pengalaman lokal, dan kecerdikan konstruksi, sambil mempertimbangkan unsur Risiko (hal yang tidak diketahui). Untuk meminimalkan risiko dan menetapkan anggaran yang realistis, sangat penting untuk mengalokasikan sumber daya langsung dan tidak langsung. Mitigasi dan pengendalian risiko dicapai dengan mengenali “known knowns”, “known unknowns”, dan mengantisipasi “unknown unknowns”. Kategori Aplikasi Penjadwalan Alat Estimasi Konstruksi ProjectVIEW ERP Known Knowns (Yang Sudah Diketahui) Verifikasi kuantitas dari BoQ, dicocokkan dengan gambar/BIM (QTO) Tidak didukung Didukung penuh Didukung penuh Interpretasi sumber daya langsung (material, tenaga kerja, mesin, subkontraktor) dan sumber daya tidak langsung Diinterpretasikan sepenuhnyaDari BoQ terkait dan diterapkan pada setiap WBS (effort-driven) Didukung penuh Didukung penuh Known Unknowns (Yang Diketahui Tetapi Belum Dipahami) Perakitan (sintesis) sumber daya yang diperlukan untuk setiap BoQ (Type Allocation) Tidak didukung Didukung sebagiankekurangan aplikasi lapangan dan Cost Recipes/Productivity Templates yang teroptimasi (lessons learned) Didukung penuh Kuantitas setiap tipe sumber daya yang dibutuhkan untuk membangun tiap BoQ (Quantity Allocation) Tidak didukung Didukung sebagiankekurangan aplikasi lapangan dan Cost Recipes/Productivity Templates yang teroptimasi (lessons learned) Didukung penuh Biaya terkini/perkiraan sumber daya untuk tiap BoQ (material, payroll, dll.) Tidak didukung Tidak didukungtidak ada aplikasi lapangan terintegrasi; tidak ada koneksi antara penggunaan tenaga kerja/peralatan/subkontraktor dengan BoQ/WBS untuk perhitungan akurat Didukung penuh Durasi estimasi konstruksi untuk tiap BoQ (berdasarkan produktivitas tenaga kerja, pemanfaatan mesin, penyediaan material, dan ketersediaan subkontraktor) Didukung sebagianUtamanya dijadwalkan berdasarkan batasan dan tenggat dari Critical Path Tidak didukungTidak ada aplikasi lapangan terintegrasi; tidak ada koneksi antara penggunaan tenaga kerja/peralatan/subkontraktor dengan BoQ/WBS untuk perhitungan akurat Didukung penuh Ketersediaan sumber daya pada saat BoQ harus dikerjakan (resource leveling) Didukung sebagianWBS–Estimated Resource Leveling Tidak didukung Didukung penuh Unknown Unknowns (Yang Tidak Diketahui dan Tidak Disadari) Manajemen Perubahan: Mencatat dan mengendalikan variasi serta kebutuhan desain baru Tidak didukung Tidak didukung Didukung penuh Manajemen Biaya ProjectVIEW ERP meminimalkan risiko anggaran dengan meningkatkan jumlah konstanta yang “diketahui” sambil membatasi variabel yang “tidak diketahui”, sehingga mengurangi ketidakpastian dan ketidakpastian pengukuran selama Estimasi Biaya. Sistem ini mengekstrapolasi hubungan kompleks antara Biaya, Waktu, dan Risiko dengan mengurangi asumsi dan menghilangkan ambiguitas untuk menciptakan anggaran yang realistis, serta menjaga pembaruan versi antara baseline Pengendalian Biaya dan Progres Penjadwalan. Mengelola Risiko dalam Penganggaran Konstruksi Manajemen Risiko ProjectVIEW ERP Pertimbangan manajemen risiko mencakup pendefinisian domain Risiko (Operasional, Kualitas, Lingkungan, Keselamatan, Sumber Daya, dan Peralatan), menetapkan Probabilitas dan Kemungkinan yang sesuai, serta menilai Tingkat Keparahan (Severity), Dampak, dan perkiraan biaya. Analyzer kami akan membantu Anda menghitung Biaya Mitigasi berdasarkan Tindakan Mitigasi yang disarankan, serta membandingkan Biaya Risiko dengan Biaya Mitigasi menggunakan Analisis Biaya-Manfaat (Cost-Benefit Analysis). Perhitungan dilakukan berdasarkan analisis regresi nonlinier.