Penerapan ProjectVIEW ERP pada Fasilitas Industri dan Pergudangan
Mengelola Struktur Berat, Area Luas, dan Pekerjaan Spesialis
Fasilitas industri dan gudang umumnya merupakan proyek dengan tapak luas yang melibatkan struktur baja berat, lantai dengan beban tinggi, crane, serta instalasi khusus. Pekerjaan dilaksanakan di area yang luas dengan aktivitas paralel. Oleh karena itu, koordinasi dan pengendalian biaya menjadi tantangan.
ProjectVIEW ERP membantu kontraktor menyusun struktur biaya berdasarkan zona bangunan, paket struktur, dan instalasi spesialis. Struktur ini memberikan visibilitas yang jelas terhadap kinerja biaya di seluruh area fasilitas industri yang luas.
Contoh:
Lacak biaya secara terpisah untuk pekerjaan fondasi, erection baja, pelat lantai, dan pekerjaan yang intensif penggunaan crane. Pada saat yang sama, kontraktor tetap mempertahankan pengawasan komersial terpadu atas keseluruhan fasilitas.
Mengendalikan Material dengan Lead Time Panjang dan Risiko Berbasis Peralatan
Proyek industri sangat bergantung pada material dan peralatan dengan lead time panjang seperti struktur baja, sistem rak (racking system), crane, serta instalasi proses. Keterlambatan atau ketidaksinkronan dalam pengadaan dapat dengan cepat menimbulkan eksposur biaya dan sumber daya yang menganggur.
ProjectVIEW ERP mengaitkan komitmen pengadaan dan jadwal pengiriman langsung ke paket pekerjaan. Dengan visibilitas ini, kontraktor dapat mengenali sejak dini risiko akibat pengadaan dan eksposur finansialnya.
Contoh:
Identifikasi dampak biaya dan jadwal akibat keterlambatan pengiriman rangka baja atau sistem rak otomatis. Selanjutnya, sesuaikan urutan pekerjaan untuk mengurangi biaya tenaga kerja dan peralatan yang menganggur.
Mengelola Produktivitas di Lokasi Terbuka dan Tidak Terbatas
Berbeda dengan bangunan bertingkat, fasilitas industri dibangun di lokasi terbuka dengan tim yang tersebar, jarak tempuh yang panjang, serta banyak front pekerjaan yang berjalan secara bersamaan. Pemantauan produktivitas tenaga kerja dan biaya tidak langsung di lingkungan seperti ini sangat krusial.
ProjectVIEW ERP menghubungkan biaya tenaga kerja dan pelaporan waktu dengan zona dan paket pekerjaan tertentu. Oleh sebab itu, manajemen memperoleh wawasan dini mengenai tren produktivitas dan inefisiensi.
Contoh:
Mendeteksi penurunan produktivitas akibat waktu tempuh yang berlebihan antar front pekerjaan dalam proyek gudang berskala besar, serta mengalokasikan ulang tim untuk meningkatkan efisiensi.
