Skip to content
Danaos

Baja Struktural & Fabrikasi Berat

Perangkat Lunak ERP untuk Kontraktor Baja Struktural & Fabrikasi Berat

Proyek baja struktural dan fabrikasi berat menggabungkan detailing berbasis rekayasa, pengelolaan material bertonase tinggi, alur kerja workshop yang kompleks, urutan pengangkatan dan ereksi berat, serta persyaratan mutu dan keselamatan yang ketat yang terkait dengan tonggak penyelesaian proyek.

 

ProjectVIEW ERP mendukung kontraktor baja struktural dan fabrikasi berat dengan mengintegrasikan proses estimasi, material take-off dan pengadaan, produktivitas tenaga kerja workshop dan lapangan, pelacakan progres fabrikasi dan ereksi, pengendalian perubahan, serta manajemen keuangan berbasis proyek dalam satu platform perusahaan yang terpadu, menghadirkan visibilitas komersial secara real-time di seluruh program konstruksi baja berbasis tonase yang kritikal terhadap jadwal.

Workers in a large steel fabrication workshop lifting long metal beams with an overhead crane

Bagaimana ProjectVIEW ERP Diterapkan pada Baja Struktural & Fabrikasi Berat

Mengelola Alur Kerja Fabrikasi Berbasis Proyek

Fabrikasi baja struktural dilaksanakan berdasarkan gambar kerja spesifik proyek, BoQ, dan tonggak pengiriman. Aktivitas fabrikasi—pemotongan, pengelasan, perakitan, perlakuan permukaan, dan pengiriman—harus dikoordinasikan secara ketat agar selaras dengan urutan konstruksi di lapangan.

ProjectVIEW ERP memungkinkan fabrikator menyusun biaya, paket kerja, dan tahapan produksi berdasarkan proyek, lot fabrikasi, dan fase pengiriman, sehingga kendali komersial tetap terjaga sepanjang siklus hidup fabrikasi.

Contoh:
Melacak biaya dan progres secara terpisah untuk fabrikasi, perlakuan permukaan, dan batch pengiriman sambil tetap mempertahankan visibilitas terintegrasi pada tingkat proyek.


Mengendalikan Konsumsi dan Yield Material

Pelat baja, profil, dan coil merupakan komponen biaya terbesar dalam fabrikasi struktural. Pengendalian yang lemah atas rencana pemotongan, scrap, pekerjaan ulang, atau konsumsi berlebih secara langsung menggerus margin.

ProjectVIEW ERP menghubungkan pengadaan, pengeluaran, dan konsumsi material ke proyek serta paket kerja fabrikasi tertentu, memastikan penggunaan material mencerminkan progres dan biaya yang sebenarnya.

Contoh:
Mengidentifikasi konsumsi material berlebih pada lot fabrikasi tertentu dan menelusuri inefisiensi pemotongan atau pekerjaan ulang sebelum margin terpengaruh.


Mengelola Proses Subkontrak dan Outsourcing

Fabrikasi berat sering melibatkan proses subkontrak seperti galvanisasi, coating, machining, atau pengelasan spesialis. Keterlambatan atau pembengkakan biaya pada aktivitas yang dialihdayakan dapat mengganggu alur fabrikasi dan jadwal pengiriman.

ProjectVIEW ERP memberikan visibilitas atas komitmen subkontrak, progres, dan biaya, sehingga proses outsourcing tetap terkendali secara komersial.

Contoh:
Melacak biaya dan waktu penyelesaian pekerjaan galvanisasi yang disubkontrakkan serta menilai dampaknya terhadap komitmen pengiriman.


Mengendalikan Perubahan, Pekerjaan Ulang, dan Revisi Desain

Perubahan desain, revisi shop drawing, dan modifikasi dari klien umum terjadi dalam fabrikasi baja berbasis proyek. Tanpa pengendalian perubahan yang terstruktur, biaya pekerjaan ulang dapat terakumulasi tanpa terdeteksi.

ProjectVIEW ERP memungkinkan pelacakan terstruktur atas perubahan dan biaya rework, memastikan variasi yang timbul dari proses fabrikasi terlihat dan dapat dipulihkan secara komersial.

Contoh:
Menilai dampak biaya dari revisi detail sambungan atau ukuran elemen sebelum melaksanakan pekerjaan ulang pada komponen yang telah difabrikasi.


Menyelaraskan Output Fabrikasi dengan Kebutuhan Pengiriman ke Lokasi

Fabrikasi baja struktural harus selaras secara presisi dengan urutan ereksi di lapangan. Produksi terlalu dini atau keterlambatan pengiriman dapat menimbulkan biaya penyimpanan, risiko penanganan, dan tekanan arus kas.

ProjectVIEW ERP menghubungkan progres fabrikasi dengan jadwal pengiriman dan tonggak komersial, memastikan produksi sejalan dengan kebutuhan konstruksi di hilir.

Contoh:
Memantau kesiapan fabrikasi terhadap jadwal ereksi di lokasi untuk mencegah produksi prematur atau keterlambatan pengiriman.

Calendar