Skip to content
Danaos

Infrastruktur Pelabuhan & Terminal

Perangkat Lunak ERP untuk Proyek Infrastruktur Pelabuhan dan Terminal

 

Proyek infrastruktur pelabuhan dan terminal menggabungkan pekerjaan sipil kelautan, pengangkatan berat, sistem logistik, serta antarmuka operasional dengan aktivitas pelabuhan yang tetap berjalan, semuanya di bawah pembatasan lingkungan, keselamatan, dan jadwal yang ketat.

 

ProjectVIEW ERP mendukung kontraktor infrastruktur pelabuhan dan terminal dengan mengintegrasikan proses estimasi, pengendalian biaya pekerjaan kelautan dan darat, utilisasi alat dan peralatan, produktivitas tenaga kerja, pengendalian perubahan dan variasi, serta peramalan biaya hingga penyelesaian dalam satu platform terpadu, sehingga memberikan visibilitas komersial secara real-time pada program pengembangan pelabuhan yang kompleks dan memiliki keterbatasan operasional.

Construction worker in safety gear overseeing a crane lifting a large concrete beam at an industrial site.

Bagaimana ProjectVIEW ERP Diterapkan pada Infrastruktur Pelabuhan & Terminal

Mengelola Konstruksi di Lingkungan Pelabuhan yang Tetap Beroperasi

Proyek pelabuhan dan terminal umumnya dilaksanakan di lingkungan operasional aktif, di mana lalu lintas kapal, kegiatan bongkar muat, dan operasi terminal tetap berjalan bersamaan dengan pekerjaan konstruksi. Keterbatasan akses, jendela kerja yang terbatas, serta ketergantungan pada operasi pelabuhan secara signifikan memengaruhi produktivitas dan biaya.

ProjectVIEW ERP memungkinkan kontraktor menyusun biaya dan aktivitas berdasarkan zona kerja, fase konstruksi, dan antarmuka operasional, sehingga pembatasan akibat kondisi pelabuhan aktif tetap terlihat dan terkendali secara komersial.

Contoh:
Lacak biaya yang terkait dengan pekerjaan malam hari, akses sandar yang terbatas, serta serah terima terminal secara bertahap untuk memahami dampak komersial yang sebenarnya.


Mengendalikan Peralatan Berat Kelautan dan Pekerjaan Sementara

Konstruksi pelabuhan sangat bergantung pada alat terapung, crane, cofferdam sementara, serta struktur akses kelautan. Peralatan yang menganggur, perpanjangan penggunaan pekerjaan sementara, atau perubahan urutan pekerjaan dapat dengan cepat meningkatkan biaya.

ProjectVIEW ERP memberikan visibilitas terhadap utilisasi peralatan kelautan, biaya pekerjaan sementara, serta biaya tidak langsung terkait, sehingga memungkinkan pengelolaan proaktif terhadap sumber daya berbiaya tinggi.

Contoh:
Identifikasi paparan biaya akibat perpanjangan penggunaan crane terapung atau struktur sandar sementara karena keterlambatan penyelesaian dinding dermaga.


Mengelola Risiko Antarmuka antara Pekerjaan Kelautan dan Darat

Proyek pelabuhan dan terminal memerlukan koordinasi yang ketat antara pekerjaan kelautan (pengerukan, dinding dermaga, dermaga sandar) dan infrastruktur darat (perkerasan, utilitas, bangunan). Ketidaksinkronan antar lingkup ini sering menyebabkan pekerjaan ulang dan keterlambatan.

ProjectVIEW ERP menghubungkan paket pekerjaan kelautan dan darat dalam satu kerangka komersial terpadu, sehingga risiko akibat antarmuka tetap terlihat.

Contoh:
Deteksi pembengkakan biaya akibat keterlambatan pengerukan yang memengaruhi pekerjaan perkerasan darat, lalu lakukan penjadwalan ulang aktivitas untuk meminimalkan gangguan.

ASET TERKAIT

Stakeholder Terkait

Calendar